TUGAS ARTIKEL PELENGKAP ABSEN
A. PENGERTIAN KEWIRAUSAHAAN
Kewirausahaan adalah sebuah proses menciptakan sesuatu agar bisa bernilai tambah dalam ekonomi. Kewirausahaan adalah serapan dari dua frasa, wira yang artinya laki-laki atau mandiri dan usaha yang berarti sebuah kegiatan dengan mengerahkan tenaga dan pikiran untuk mencapai suatu maksud. Wirausaha yakni individu yang bisa menciptakan bisnis sendiri, menanggung sebagian besar risiko dan juga menikmati keuntungan dari usaha yang dirintisnya.
Sedangkan pengertian kewirausahaan adalah proses mendirikan dan menjalankan bisnis atau usaha tersebut. Wirausahawan umumnya dipandang sebagai inovator. Inovator sendiri tak berarti harus menemukan sesuatu yang baru. Melainkan bisa diartikan sebagai seseorang yang bisa memecahkan masalah, dalam hal ini masalah terkait bisnis.
Di Indonesia sendiri, sektor kewirausahaan adalah banyak digeluti oleh para pelaku usaha kecil alias UMKM. Wirausahawan juga membantu pemerintah mengurangi jumlah pengangguran. Seorang pedagang kaki lima pun bisa disebut sebagai pelaku wirausaha. Merujuk pada Kementerian Industri, Indonesia membutuhkan sedikitnya 4 juta wirausaha baru untuk turut mendorong penguatan struktur ekonomi. Sebab, saat ini rasio wirausaha di dalam negeri masih sekitar 3,1 persen dari total populasi penduduk.
Meskipun rasio arti kewirausahaan di Indonesia sudah melampaui standar internasional, yakni sebesar 2 persen, Indonesa perlu menggenjot lagi untuk mengejar capaian negara tetangga. Misalnya, Singapura saat ini sudah mencapai angka 7 persen, sedangkan Malaysia berada di level 5 persen. Apabila dihitung dengan populasi penduduk Indonesia sekitar 260 juta jiwa, jumlah wirausaha nasional mencapai 8,06 juta jiwa.
B. SIFAT-SIFAT WIRAUSAHAWAN
Menurut Ahmad Sudrajat dalam sifat-sifat yang perlu dimiliki wirausaha, sebagai berikut:
1. Percaya diri
Kepercayaan diri merupakan sikap dan keyakinan yang harus dimiliki seorang wirausaha dalam menghadapi tugas dan pekerjaan. Dalam sikap percaya diri terkandung nilai-nilai keyakinan, optimisme, individualisme, dan ketaktergantungan serta yakin akan kemampuannya untuk mencapai keberhasilan.
2. Berorientasi pada tugas dan hasil
Seorang wirausaha yang selalu mengutamakan tugas dan hasil adalah orang yang selalu mengedepankan nilai-nilai motif berprestasi, ketekunan, tekad, kerja keras, energik, dan mempunyai dorongan kuat dalam meraih tujuan atau sasaran bisnis. Untuk mendapatkan hasil yang optimal, seorang wirausaha harus berinisiatif, disiplin diri, berpikir kritis, tanggap, dan semangat berprestasi.
3. Berani mengambil risiko
Keberanian dan kemampuan mengambil risiko merupakan nilai utama dalam kewirausahaan. Misalnya, seorang wirausaha yang takut mengambil risiko bisnis, akan menyebabkan wirausahawan tersebut akan mengalami kesulitan dalam berinisiatif. Pengambilan risiko ini dilaksanakan setelah melalui pemikiran, analisis, perhitungan serta pertimbangan yang matang.
4. Kepemimpinan
Seorang wirausaha yang sukses tidak terlepas dari sifat kepemimpinan, kepeloporan, dan keteladanan dalam mengendalikan usaha bisnisnya. Selain hal tersebut, pemimpin dalam menjalankan usahanya secara transparan dan jujur dengan tujuan tidak hanya mencari laba saja, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan para karyawannya.
5. Berorientasi ke masa depan
Seorang wirausaha harus berwawasan ke masa depan, mempunyai visi ke depan, dan mengetahui ke mana kegiatan bisnisnya tersebut akan dibawa, apa yang ingin dicapai. Strategi-strategi apa saja yang harus dilakukan agar kegiatan dan kelangsungan hidup usahanya dapat terus terjamin. Jadi, dalam hal ini diharapkan perusahaan dapat berkembang dan tetap terjamin kelangsungan hidupnya dalam jangka panjang.
6. Kreatif dan inovatif
Seorang wirausaha harus memiliki sikap kreatif, yaitu kemampuan menciptakan gagasan dan menemukan cara baru dalam melihat permasalahan dan peluang yang ada.
7. Kemandirian
Yang dimaksud sifat kemandirian yang dimiliki seorang wirausaha, yakni menunjukkan bahwa ia selalu mengembalikan perbuatannya sebagai tanggung jawab pribadi. Keberhasilan dan kegagalan merupakan konsekuensi pribadi wirausaha. Dalam hal ini, seorang wirausaha bertindak dapat mengambil keputusan dan memiliki berbagai kegiatan dalam mencapai tujuan.
8. Memiliki tanggung jawab
Ide, perilaku, dan implementasi dari aktivitas yang dijalankan seorang wirausaha tidak terlepas dari tuntutan dan tanggung jawab. Maka itu, komitmen sangat diperlukan dalam pekerjaan sehingga mampu melahirkan tanggung jawab.
9. Selalu mencari peluang usaha
Seorang wirausaha biasanya mampu melakukan beberapa hal dalam satu waktu. Kemampuan inilah yang membuatnya bisa menangani berbagai persoalan yang dihadapi oleh perusahaan.
10. Memiliki kemampuan personal
Semua orang yang berkehidupan sebagai wirausaha harus terus belajar berbagai pengetahuan, misalnya dengan membaca buku atau rajin menghadiri seminar, lokakarya, terutama di bidang bisnis. Dengan demikian, wawasan dan kompetensi para wirausaha akan meningkat.
C. TUJUAN KEWIRAUSAHAAN
Kegiatan wirausaha tentu memiliki banyak tujuan, mulai dari mendapatkan keuntungan, hingga menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat. Nah, berikut adalah beberapa tujuan kewirausahaan atau wirausaha:
1. Mendapatkan keuntungan
Salah satu tujuan utama dari wirausaha tentu saja adalah untuk menghasilkan keuntungan finansial. Wirausahawan ingin menciptakan bisnis yang menghasilkan pendapatan yang stabil dan berkelanjutan.
2. Mengembangkan ide bisnis
Bagi sebagian orang, tujuan wirausaha adalah untuk mengembangkan ide inovatif atau produk dan memperkenalkannya ke pasar. Tujuannya adalah untuk melihat ide ini menjadi kenyataan dan sukses di pasaran.
3. Menciptakan lapangan kerja
Wirausaha dapat memiliki tujuan sosial, seperti menciptakan lapangan kerja bagi orang lain. Mereka ingin memberikan peluang pekerjaan kepada komunitas mereka dan membantu mengurangi tingkat pengangguran.
4. Mengatasi masalah sosial atau lingkungan
Sebagian wirausaha fokus pada menciptakan bisnis yang dapat memecahkan masalah sosial atau lingkungan. Tujuannya adalah memberikan solusi yang berkelanjutan bagi masalah-masalah seperti polusi, ketidaksetaraan, atau kelaparan.
5. Mengembangkan kreativitas dan keahlian
Bagi beberapa individu, menjadi seorang wirausaha adalah cara untuk mengembangkan kreativitas dan keahlian mereka dalam industri atau bidang tertentu.
6. Mengendalikan waktu dan kebebasan finansial
Banyak wirausaha mengejar kebebasan dalam hal pengaturan waktu dan keuangan. Mereka ingin memiliki kendali atas jadwal mereka dan tidak bergantung pada pekerjaan yang dibayar oleh orang lain.
7. Meningkatkan kualitas hidup
Tujuan wirausaha juga dapat mencakup meningkatkan kualitas hidup mereka sendiri dan keluarga mereka. Ini mungkin mencakup pelayanan pendidikan yang lebih baik, perjalanan, atau pemenuhan keinginan pribadi lainnya.
D. FUNGSI KEWIRAUSAHAAN
Fungsi utama kewirausahaan adalah mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja. Selain itu, kewirausahaan juga berperan dalam menggerakkan inovasi. Para pelaku kewirausahaan seringkali berpikir out of the box dan menciptakan solusi yang belum pernah ada sebelumnya.
Inovasi seperti ini tidak hanya memberikan keunggulan kompetitif bagi bisnis, tetapi juga mampu membawa perubahan positif dalam masyarakat. Kewirausahaan, menurut pandangan Richard Cantillo, melibatkan tiga peran utama:
1. Pengatur Risiko
Kewirausahaan melibatkan pengambilan risiko dengan menginvestasikan sumber daya untuk mendapatkan keuntungan di masa depan. Individu yang berani mengambil risiko ini disebut sebagai Risk Bearer karena mereka harus menghadapi ketidakpastian dan fluktuasi pasar.
2. Pengatur Produksi
Kewirausahaan juga melibatkan kemampuan untuk mengorganisasi dan mengelola faktor produksi (seperti tenaga kerja, modal, dan sumber daya lainnya) untuk menciptakan barang dan jasa yang diinginkan oleh pasar.
3. Penemu Peluang
Sebagai seorang wirausaha, seseorang harus memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi peluang pasar yang mungkin belum terpenuhi dan menciptakan produk atau layanan baru untuk memanfaatkannya.
E. CONTOH WIRAUSAHA
Contoh dari kegiatan wirausaha yang banyak dilakukan oleh masyarakat, yaitu:
- Toko pakaian
- Laundry
- Cafe
- Catering
- Dropshipper
- Restoran
- Florist
- Retail
Selain itu, ada banyak lagi contoh wirausaha lainnya yang bisa kamu lihat sehari-hari.
F. KESIMPULAN
Kewirausahaan adalah proses mengidentifikasi, mengembangkan, dan mewujudkan visi ke dalam kehidupan, yang dapat berupa ide inovatif, ide berjualan, peluang, atau cara yang lebih baik dalam menjalankan sesuatu. Kewirausahaan melibatkan kemampuan untuk memanfaatkan peluang, kreativitas, inovasi, dan kemampuan untuk mengambil risiko. Orang yang melakukan kegiatan kewirausahaan disebut wirausahawan atau wiraswasta. Kegiatan kewirausahaan juga memiliki tujuan, seperti menentukan nasib sendiri, melakukan perubahan, mencapai potensi sepenuhnya, dan meraih keuntungan.
Referensi :
Kompas.com.https://money.kompas.com › read Kewirausahaan: Pengertian, Tujuan, dan Ciri-cirinya Halaman all
https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&opi=89978449&url=https://www.bola.com/ragam/read/4996204/pengertian-wirausaha-karakteristik-dan-sifat-sifatnya&ved=2ahUKEwjq0e2YqLiDAxVV0KACHfLmB6wQFnoECB8QAQ&usg=AOvVaw2ZOymliB1yDKYMcrH-vNBS
https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&opi=89978449&url=https://amp.kompas.com/money/read/2023/09/05/140056826/apa-itu-wirausaha-pengertian-tujuan-karakteristik-dan-contohnya&ved=2ahUKEwjptZvPqbiDAxUrTGwGHcDLBPQQFnoECBAQBQ&usg=AOvVaw3mGjihoYz_gCtxF33XNpRB
https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&opi=89978449&url=https://bisnis.tempo.co/amp/1762750/kewirausahaan-pengertian-fungsi-tujuan-dan-jenisnya&ved=2ahUKEwj4nMimqriDAxVUTGwGHYxLB_EQFnoECCAQAQ&usg=AOvVaw03kQ__daxPt8rzp9u7Ldya
https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&opi=89978449&url=https://www.telkomsel.com/jelajah/jelajah-lifestyle/pengertian-wirausaha-contoh-dan-ciri-cirinya&ved=2ahUKEwjS0oj1qriDAxXlV2wGHcytD_EQFnoECCEQAQ&usg=AOvVaw2da9XXy_WZ7szFT6v4pVrU

Komentar
Posting Komentar